- Deskripsi
- Kurikulum
- Reviews
-
1Eps. 1 - Definisi Tashrif & Pembagian Kalimat1j 8m
Pernah merasa bingung saat melihat deretan kata dalam bahasa Arab yang rasanya mirip-mirip tapi artinya beda jauh? Tenang, kuncinya ada di Ilmu Tashrif!
Di video pembuka seri "Sistem 20 Jam" ini, kita akan membongkar konsep dasar perubahan kata dalam bahasa Arab dengan cara yang super simpel. Bayangkan kata dasar sebagai "bahan baku" (seperti kayu) yang bisa disulap menjadi berbagai "produk" (meja, kursi, atau pintu). Hanya dengan modal sedikit hafalan, Anda bisa memahami ribuan makna kata dalam Al-Qur'an secara otomatis!
Apa yang akan Anda pelajari?
-
Definisi Tashrif: Cara cerdas mengubah satu kata menjadi banyak makna.
-
Pembagian Kalimat: Mengenal tiga "aktor" utama dalam bahasa Arab: Isim (Kata Benda), Fi'il (Kata Kerja), dan Harf (Kata Sambung).
-
Trik Detektif: Cara mudah membedakan jenis kata hanya dengan melihat tanda-tanda kecilnya.
-
-
2Rangkuman Materi Eps.1 : Dasar Ilmu Tashrif & Pembagian Kalimat5mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
3Kuis Eps. 17 questionsThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
4Eps. 2 - Pembagian Isim (K. Benda) dan Dhamir (K. Ganti)1j 8mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Episode ini membahas secara mendalam tentang pembagian Isim (Kata Benda) yang menjadi fondasi penting dalam memahami struktur kalimat bahasa Arab. Fokus utama materi ini adalah membedakan antara Isim berdasarkan kejelasan bentuknya serta mempelajari sistem kata ganti secara komprehensif.
Materi yang dibahas meliputi:
-
Pembagian Isim: Penjelasan mengenai Isim Dzahir (kata benda yang tampak jelas/nama) dan Isim Dhamir (kata ganti).
-
Klasifikasi Dhamir: Pengenalan kata ganti berdasarkan sudut pandang pembicara, yaitu:
-
Mutakallim (Orang pertama/pembicara), contohnya: أَنَا dan نَحْنُ.
-
Mukhatab (Orang kedua/lawan bicara), contohnya: أَنْتَ dan أَنْتِ.
-
Ghaib (Orang ketiga/yang dibicarakan), contohnya: هُوَ dan هِيَ.
-
-
Jenis Dhamir Berdasarkan Penulisan:
-
Dhamir Munfashil: Kata ganti yang penulisannya terpisah, baik yang berkedudukan sebagai subjek maupun objek seperti إِيَّاكَ.
-
Dhamir Muttashil: Kata ganti yang penulisannya bersambung dengan kata lain (Isim, Fi'il, atau Harf), contohnya: بَيْتُهُ atau عَلَيْهِ.
-
Melalui episode ini, Anda akan diajak untuk menghafal perubahan bentuk kata ganti sesuai dengan jumlah orangnya (tunggal, dua orang, atau jamak) serta jenis kelaminnya (Mudzakkir atau Muannats), yang sangat membantu dalam menerjemahkan Al-Qur'an maupun literatur Arab lainnya.
-
-
5Rangkuman Eps. 2 - Pembagian Isim (K. Benda) dan Dhamir (K. Ganti)5mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
6Kuis Eps. 210 questionsThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
7Eps. 3 - Pembagian Fi'il (K. Kerja), Wazan (Rumus), & Mauzun (Jadian)1j 12mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Episode ini membahas kelanjutan materi bahasa Arab mengenai kata kerja (Fi'il) yang berfokus pada struktur pembentukan kata melalui konsep Wazan (rumus/pola) dan Mauzun (kata yang mengikuti pola tersebut). Penjelasan dimulai dengan pembagian Fi'il berdasarkan jumlah huruf aslinya, yaitu:
-
Fi'il Tsulatsi: Kata kerja yang memiliki 3 huruf asli. Contoh: كَتَبَ (menulis).
-
Fi'il Ruba'i: Kata kerja yang memiliki 4 huruf asli. Contoh: زَلْزَلَ (menggoncangkan).
Materi juga merinci perbedaan antara kata kerja yang masih murni tanpa tambahan (Mujarrad) dan yang telah mendapatkan imbuhan atau huruf tambahan (Mazid). Peserta diajarkan cara mengidentifikasi huruf asli menggunakan timbangan فَعَلَ (Fa, 'Ain, Lam). Melalui pola ini, pembelajar dapat membedakan mana tiang utama sebuah kata dan mana yang sekadar tambahan untuk mengubah makna, seperti perubahan dari نَصَرَ (menolong) menjadi اِسْتَنْصَرَ (minta tolong). Di akhir sesi, terdapat latihan mencocokkan kata kerja dengan rumusnya serta pengulangan hafalan kata ganti (Dhamir).
-
-
8Rangkuman Eps. 3 - Pembagian Fi'il (K. Kerja), Wazan (Rumus), & Mauzun (Jadian)5mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
9Kuis Eps. 3QuizThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
10Eps.4 - Tashrif Ushul (Shighat/Bentuk Kata)1j20mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Pokok Bahasan Materi
-
Pengertian Tashrif Ushul
-
Memahami konsep dasar tashrif.
-
Mengenal fungsi tashrif dalam pembentukan dan perubahan kata bahasa Arab.
-
-
Pengertian Shighat
-
Memahami makna shighat sebagai bentuk kata.
-
Mengenal perubahan bentuk kata berdasarkan pola tertentu.
-
-
Bentuk-Bentuk Shighat
-
Mengenal berbagai bentuk kata dalam ilmu tashrif.
-
Memahami perbedaan bentuk kata berdasarkan penggunaannya.
-
-
Wazan dan Mauzun
-
Mengenal pola/wazan dalam tashrif.
-
Memahami hubungan antara wazan dan kata yang mengikutinya (mauzun).
-
-
Perubahan Bentuk Kata
-
Memahami proses perubahan kata dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
-
Mengenali pola perubahan yang terjadi pada kata.
-
-
Penerapan Tashrif
-
Mengidentifikasi shighat suatu kata.
-
Menghubungkan bentuk kata dengan pola tashrifnya.
-
Menjadikan pemahaman shighat sebagai dasar untuk mempelajari materi tashrif berikutnya.
-
-
-
11Rangkuman Eps. 4 - Tashrif Ushul (Shighat/Bentuk Kata)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
12Eps. 5 - Wazan Tsulatsi Mujarrad (3+0)1j11mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Materi Ini Mencakup :
1. Mengulang Tashrif Fi'il
Materi diawali dengan mengingat kembali tashrif fi'il yang telah dipelajari sebelumnya, yaitu:
-
Fi'il madhi (kata kerja lampau)
-
Fi'il mudhari (kata kerja sedang/akan)
-
Fi'il amr (kata kerja perintah)
Pengulangan dilakukan agar pola tashrif sebelumnya semakin kuat dan mudah diterapkan pada materi baru.
2. Fi'il Amr Lil Ghaib
Materi utama membahas fi'il amr lil ghaib, yaitu bentuk perintah yang ditujukan kepada orang ketiga.
Berbeda dengan fi'il amr yang telah dipelajari sebelumnya, fi'il amr lil ghaib dibentuk dari fi'il mudhari dengan menambahkan لِـ (lam amr) di awal.
Contoh pola:
-
يَكْتُبُ → لِيَكْتُبْ
-
يَذْهَبُ → لِيَذْهَبْ
3. Enam Bentuk Fi'il Amr Lil Ghaib
Fi'il amr lil ghaib mengikuti enam dhamir orang ketiga, yaitu:
-
هُوَ — dia laki-laki
-
هُمَا — mereka berdua laki-laki
-
هُمْ — mereka laki-laki
-
هِيَ — dia perempuan
-
هُمَا — mereka berdua perempuan
-
هُنَّ — mereka perempuan
Dengan demikian, peserta diarahkan untuk memahami bahwa bentuk perintah lil ghaib kembali kepada dhamir yang digunakan.
4. Perubahan Huruf Nun
Dijelaskan bahwa ketika fi'il mudhari yang termasuk al-af'al al-khamsah dimasuki lam amr, huruf ن (nun) pada akhirnya dibuang.
Contohnya:
-
يَكْتُبَانِ → لِيَكْتُبَا
-
يَكْتُبُونَ → لِيَكْتُبُوا
-
تَكْتُبُ → لِتَكْتُبْ
Namun, nun yang merupakan Nun Niswah tidak dibuang karena nun tersebut merupakan bagian dari dhamir perempuan jamak.
5. Kaitan dengan Ilmu Nahwu
Penjelasan mengenai mengapa nun dibuang tidak dibahas secara mendalam dalam materi ini karena pembahasannya masuk ke dalam ilmu Nahwu, khususnya pembahasan tentang al-af'al al-khamsah.
Pada tahap ini peserta diarahkan untuk terlebih dahulu menguasai pola melalui hafalan dan praktik.
6. Metode Menghafal Tashrif
Peserta diajak membaca pola tashrif secara berulang-ulang, bukan hanya menghafalnya dalam hati. Pengulangan dengan suara dan mendengarkan bacaan dianggap membantu proses penguatan hafalan.
7. Praktik Mengubah Kata Kerja
Setelah menghafal pola, peserta berlatih menerapkan pola tersebut pada berbagai kata kerja.
Peserta tidak hanya menghafalkan satu contoh, tetapi mencoba mengganti kata kerja dengan kata lainnya sehingga memahami pola tashrif, bukan sekadar menghafal satu bentuk kata.
8. Latihan Tashrif
Di bagian akhir, peserta diberikan latihan untuk mentashrif beberapa fi'il, baik dengan melihat buku maupun mencoba secara mandiri.
Latihan dilakukan secara bertahap:
-
Mengikuti contoh dari pengajar.
-
Membaca bersama.
-
Menghafalkan pola.
-
Mencoba mentashrif kata kerja lain.
-
Berlatih secara mandiri.
Dengan latihan tersebut, peserta diharapkan semakin lancar mengenali dan menerapkan pola fi'il amr lil ghaib.
Inti Materi
Fi'il amr lil ghaib dibentuk dari fi'il mudhari dengan memasukkan لِـ (lam amr) di awal. Bentuknya mengikuti enam dhamir ghaib. Pada bentuk-bentuk tertentu yang termasuk al-af'al al-khamsah, huruf nun di akhir dibuang, sedangkan Nun Niswah tetap dipertahankan. Materi kemudian diperkuat dengan hafalan, pengulangan, dan latihan tashrif.
-
-
13Rangkuman-Eps. 5 - Wazan Tsulatsi Mujarrad (3+0)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
14Eps. 6 - Tashrif Fi'il Madhi (K. Kerja Lampau)1j15mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
1. Pengertian Fi'il Amr Lil Ghaib
Fi'il Amr Lil Ghaib adalah kata kerja perintah yang ditujukan kepada orang ketiga, yaitu seseorang atau sekelompok orang yang tidak sedang menjadi lawan bicara.
Contohnya:
-
لِيَدْخُلْ — hendaklah/suruh dia masuk
-
لِيَأْكُلْ — hendaklah/suruh dia makan
-
لِيَشْرَبْ — hendaklah/suruh dia minum.
2. Makna Dasar Fi'il Amr
Dijelaskan bahwa makna asli fi'il amr adalah perintah, bukan sekadar anjuran. Artinya, sesuatu yang diperintahkan pada asalnya harus dilakukan, kecuali terdapat qarinah/dalil yang menunjukkan bahwa perintah tersebut bermakna anjuran atau makna lainnya.
Karena itu, penerjemahan seperti "hendaklah" perlu dipahami sesuai konteks. Jangan sampai terjemahan tersebut membuat seseorang menganggap perintah hanya bersifat pilihan.
3. Perbedaan Fi'il Amr untuk Mukhatab dan Ghaib
Peserta diajak membedakan:
-
Fi'il Amr Mukhatab → perintah kepada orang yang sedang diajak bicara.
-
Fi'il Amr Lil Ghaib → perintah kepada orang yang tidak sedang diajak bicara.
Contohnya:
-
كُلْ → makanlah kamu.
-
لِيَأْكُلْ → hendaklah/suruh dia makan.
Makna perintahnya sama, tetapi pelakunya berbeda.
4. Cara Membentuk Fi'il Amr Lil Ghaib
Fi'il Amr Lil Ghaib dibentuk dari fi'il mudhari dengan memasukkan لَامُ الأَمْرِ (Lam Amr).
Pola sederhananya:
Fi'il Mudhari + Lam Amr → Fi'il Amr Lil Ghaib
Contoh:
-
يَنْصُرُ → لِيَنْصُرْ
-
يَكْتُبُ → لِيَكْتُبْ
Lam Amr menjadi tanda yang menunjukkan makna perintah kepada orang ketiga.
5. Harakat Lam Amr
Lam Amr dapat dibaca sesuai keadaan sebelumnya. Dalam penjelasan materi, peserta diarahkan untuk memperhatikan apakah sebelumnya terdapat harakat atau tidak sehingga bentuk bacaan لِـ atau لْـ dapat dipahami dengan benar.
6. Perubahan Akhir Fi'il
Setelah dimasuki Lam Amr, fi'il mudhari mengalami perubahan pada akhirnya sehingga menjadi bentuk yang menunjukkan perintah.
Pada bentuk tertentu, perubahan tersebut berkaitan dengan:
-
sukun pada akhir kata, dan
-
pembuangan huruf ن (nun) pada bentuk yang termasuk al-af'al al-khamsah.
7. Enam Bentuk Fi'il Amr Lil Ghaib
Pembelajaran kemudian diarahkan pada enam dhamir ghaib:
Dhamir Keterangan هُوَ dia laki-laki هُمَا mereka berdua laki-laki هُمْ mereka laki-laki هِيَ dia perempuan هُمَا mereka berdua perempuan هُنَّ mereka perempuan Peserta perlu menghafalkan keenam bentuk tersebut karena pola ini akan menjadi dasar dalam pembelajaran tashrif selanjutnya.
8. Pentingnya Hafalan Tashrif
Materi menekankan bahwa ilmu tashrif tidak cukup hanya dipahami secara teori. Polanya perlu dibaca dan diulang berkali-kali hingga hafal.
Penguasaan pola ini nantinya akan membantu peserta ketika menemukan bentuk-bentuk kata tersebut dalam ayat Al-Qur'an maupun hadis.
9. Latihan Membaca dan Mentashrif
Peserta melakukan latihan dengan:
-
membaca pola tashrif bersama,
-
mengulang hafalan,
-
membaca tanpa melihat buku,
-
mengubah kata kerja dengan pola yang sama,
-
dan menerjemahkan bentuk fi'il yang telah dipelajari.
Tujuannya agar peserta tidak hanya hafal satu contoh, tetapi mampu menerapkan pola pada berbagai kata kerja.
Inti Materi
Fi'il Amr Lil Ghaib merupakan bentuk perintah untuk orang ketiga yang dibentuk dari fi'il mudhari dengan memasukkan Lam Amr. Makna dasarnya adalah perintah yang harus dilaksanakan, kecuali terdapat dalil atau konteks yang mengalihkannya kepada makna anjuran atau makna lainnya. Peserta mempelajari pembentukan, perubahan akhir kata, enam bentuk berdasarkan dhamir ghaib, serta latihan membaca, menghafal, mentashrif, dan menerapkannya pada berbagai kata kerja.
-
-
15Rangkuman - Eps. 6 - Tashrif Fi'il Madhi (K. Kerja Lampau)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
16Eps. 7 : Tashrif Fi'il Mudhari' & Amr (Perintah)1j23mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Materi Lengkap
1. Pengertian Fi'il Nahi
Fi'il Nahi (فعل النهي) adalah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan larangan, yaitu perintah untuk meninggalkan atau tidak melakukan suatu perbuatan.
2. Pembentukan Fi'il Nahi
Fi'il Nahi dibentuk dengan memasukkan لَا النَّاهِيَة (lā nāhiyah) ke dalam fi'il mudhari.
لَا النَّاهِيَة + فِعْلٌ مُضَارِعٌ → Fi'il Nahi
Contoh:
-
تَجْلِسُ → لَا تَجْلِسْ = jangan duduk
-
تَقْرَأُ → لَا تَقْرَأْ = jangan membaca.
3. Fi'il Mudhari Menjadi Majzum
Ketika fi'il mudhari dimasuki لَا النَّاهِيَة, akhirnya menjadi majzum.
Tanda jazm dapat berupa:
-
Sukun, apabila bentuk akhirnya memungkinkan diberi sukun.
-
Penghapusan huruf ن (nun) pada bentuk tertentu yang termasuk al-af'al al-khamsah.
4. Penghapusan Huruf Nun
Pada beberapa bentuk fi'il mudhari, huruf nun di akhir kata dihapus ketika menjadi majzum.
Hal ini terjadi pada bentuk yang termasuk al-af'al al-khamsah.
Namun, Nun Niswah tidak dihapus karena nun tersebut merupakan bagian dari dhamir yang menunjukkan perempuan jamak.
5. Tashrif Fi'il Nahi
Fi'il Nahi ditashrif berdasarkan dhamir yang digunakan. Peserta mempelajari perubahan bentuk larangan sesuai dengan orang, jumlah, dan jenis kelamin pelakunya.
Perhatian khusus diberikan pada bentuk yang memiliki:
-
Sukun pada akhir kata.
-
Penghapusan nun.
-
Bentuk khusus untuk dua orang.
-
Bentuk perempuan jamak dengan Nun Niswah.
6. Penerapan dalam Al-Qur'an
Fi'il Nahi banyak ditemukan dalam Al-Qur'an. Peserta diarahkan untuk mengenali bentuk larangan ketika membaca dan memahami ayat.
Secara umum, kandungan Al-Qur'an dapat berupa:
-
Berita → diimani.
-
Perintah → ditaati.
-
Larangan → dijauhi.
7. Latihan dan Hafalan
Pembelajaran dilanjutkan dengan:
-
Membaca tashrif secara berulang.
-
Menghafalkan pola.
-
Mencoba membaca tanpa melihat buku.
-
Mentashrif berbagai kata kerja.
-
Mempraktikkan bentuk larangan dengan kata kerja yang berbeda.
Inti Materi
Fi'il Nahi adalah kata kerja yang menunjukkan larangan. Bentuk ini dibuat dengan menggunakan لَا النَّاهِيَة yang masuk pada fi'il mudhari sehingga fi'il tersebut menjadi majzum. Tanda jazm dapat berupa sukun atau penghapusan nun pada al-af'al al-khamsah, sedangkan Nun Niswah tetap dipertahankan. Materi diperkuat dengan tashrif, hafalan, dan latihan penerapan.
-
-
17Rangkuman-Eps. 7 : Tashrif Fi'il Mudhari' & Amr (Perintah)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
18Eps. 8 : Tashrif Fi'il Amr lil Ghaib & Nahy (Larangan)1j21mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Materi Lengkap
-
Review Fi'il Amr
-
Mengulang kembali fi'il madhi, fi'il mudhari, dan fi'il amr.
-
Mengingat enam bentuk fi'il amr untuk dhamir mukhatab.
-
-
Pengertian Fi'il Amr Lil Ghaib
-
Fi'il amr lil ghaib adalah bentuk perintah untuk orang ketiga (ghaib).
-
Terdapat enam bentuk sesuai dhamirnya.
-
-
Pembentukan Fi'il Amr Lil Ghaib
-
Dibentuk dari fi'il mudhari dengan menambahkan لَامُ الأَمْرِ (Lam Amr).
-
Contoh pola: يَكْتُبُ → لِيَكْتُبْ.
-
-
Penghapusan Huruf Nun
-
Pada bentuk tertentu, huruf nun di akhir fi'il mudhari dihilangkan ketika masuk Lam Amr.
-
Nun yang merupakan Nun Niswah tidak dihilangkan karena merupakan bagian dari dhamir perempuan jamak.
-
-
Al-Af'al Al-Khamsah
-
Dijelaskan secara singkat bahwa penghapusan nun berkaitan dengan al-af'al al-khamsah.
-
Pembahasan kaidah Nahwu secara mendalam tidak menjadi fokus materi ini; peserta diarahkan untuk menguasai polanya terlebih dahulu.
-
-
Latihan Hafalan dan Tashrif
-
Membaca pola tashrif berulang-ulang.
-
Menghafalkan bentuk-bentuknya.
-
Mencoba membaca tanpa melihat buku.
-
Mengganti kata kerja dengan kata lain untuk menguji penguasaan pola.
-
-
Latihan Penerapan
-
Peserta berlatih mentashrif beberapa kata kerja menggunakan pola yang telah dipelajari.
-
Latihan dilakukan bersama kemudian dilanjutkan secara mandiri.
-
Inti Materi
Fi'il Amr Lil Ghaib dibentuk dari fi'il mudhari dengan memasukkan Lam Amr dan digunakan untuk menyatakan perintah kepada orang ketiga. Materi menekankan penguasaan enam bentuk tashrif, perubahan huruf nun pada bentuk tertentu, serta latihan membaca, menghafal, dan menerapkan pola pada berbagai kata kerja.
-
-
19Rangkuman-Eps. 8 : Tashrif Fi'il Amr lil Ghaib & Nahy (Larangan)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
20Eps. 9 : Ringkasan Macam-macam Fi'il (K. Kerja)1j15mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Untuk video ini, materi yang tersedia membahas Isim Fa'il serta pengenalan bentuk-bentuk isim yang berkaitan dengannya.
Materi Lengkap
-
Pengertian Isim Fa'il
-
Isim Fa'il adalah bentuk kata yang menunjukkan pelaku suatu perbuatan.
-
Dibedakan antara Isim Fa'il sebagai bentuk kata (ilmu sharaf) dan fa'il sebagai fungsi/jabatan dalam kalimat (ilmu nahwu).
-
-
Wazan Isim Fa'il
-
Untuk fi'il tsulatsi mujarrad, pola dasar Isim Fa'il adalah فَاعِلٌ (faa'ilun).
-
Huruf-huruf asli kata dimasukkan ke posisi ف – ع – ل, sedangkan huruf tambahan pada wazan tetap dipertahankan.
-
-
Tashrif Isim Fa'il
-
Isim Fa'il ditashrif berdasarkan mufrad, mutsanna, dan jamak.
-
Juga dibedakan antara bentuk mudzakkar dan muannats.
-
Peserta berlatih enam bentuk dasar untuk laki-laki dan perempuan.
-
-
Contoh Penerapan
-
Menggunakan berbagai kata kerja untuk membentuk Isim Fa'il.
-
Contohnya dari kata yang bermakna keluar, menghafal, kafir/ingkar, dan kata صَالِحٌ (shalih).
-
Peserta diarahkan untuk tidak hanya menghafal satu contoh, tetapi mampu menerapkan pola pada kata lainnya.
-
-
Latihan Tashrif dan Hafalan
-
Membaca pola secara berulang.
-
Menghafalkan bentuk Isim Fa'il.
-
Mencoba mentashrif kata lain dengan pola yang sama.
-
Latihan dilakukan agar peserta terbiasa mengenali pola ketika menemukan kata dalam Al-Qur'an, hadis, atau kitab berbahasa Arab.
-
Inti Materi
Materi mengenalkan Isim Fa'il sebagai bentuk kata yang menunjukkan pelaku, memahami wazan فَاعِلٌ untuk fi'il tsulatsi mujarrad, serta melatih perubahan bentuknya berdasarkan mufrad, mutsanna, jamak, mudzakkar, dan muannats. Materi diperkuat dengan contoh, latihan tashrif, dan hafalan pola.
-
-
21Rangkuman-Eps. 9 : Ringkasan Macam-macam Fi'il (K. Kerja)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
22Eps. 10 : Nun Taukid (Penguatan Makna)1j18mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Untuk video ini dari materi yang tersedia, pembahasannya berfokus pada pengenalan dan latihan Isim Fa'il serta cara mentashrifnya.
Materi Lengkap
-
Pengertian Isim Fa'il
-
Isim Fa'il adalah bentuk kata yang menunjukkan pelaku suatu pekerjaan/perbuatan.
-
Dibedakan dari fa'il dalam ilmu Nahwu yang merupakan kedudukan kata dalam sebuah kalimat.
-
-
Pola Isim Fa'il
-
Isim Fa'il dari fi'il tsulatsi mujarrad mengikuti pola فَاعِلٌ.
-
Pola tersebut diterapkan pada berbagai kata kerja dengan memasukkan huruf-huruf asli kata ke dalam wazan.
-
-
Tashrif Isim Fa'il
-
Isim Fa'il dipelajari berdasarkan perubahan bentuk:
-
Mufrad (tunggal)
-
Mutsanna (dua)
-
Jamak (banyak)
-
Mudzakkar (laki-laki)
-
Muannats (perempuan)
-
-
-
Contoh Penerapan
-
Peserta berlatih menerapkan pola Isim Fa'il pada beberapa kata, seperti نَاصِرٌ، كَافِرٌ، صَالِحٌ.
-
Dari satu pola, peserta dilatih membentuk berbagai bentuk sesuai jumlah dan jenis kelamin.
-
-
Koreksi Penamaan Bentuk Tashrif
-
Dijelaskan bahwa beberapa penamaan dalam tabel tashrif perlu diperbaiki agar lebih tepat.
-
Pengelompokan yang lebih tepat menggunakan istilah seperti mufrad, mutsanna, jamak, mudzakkar, dan muannats.
-
-
Latihan dan Penguatan Hafalan
-
Peserta membaca pola secara berulang.
-
Menghafalkan bentuk-bentuk tashrif.
-
Mempraktikkan tashrif dengan kata kerja yang berbeda.
-
Tujuannya agar peserta mampu mengenali pola ketika menemukan kata tersebut dalam teks bahasa Arab.
-
Inti Materi
Materi mengenalkan pola Isim Fa'il dan cara mentashrifnya berdasarkan mufrad, mutsanna, jamak, mudzakkar, dan muannats. Peserta kemudian dilatih menerapkan pola tersebut pada berbagai kata serta menghafalkannya melalui pengulangan dan praktik.
-
-
23Rangkuman-Eps. 10 : Nun Taukid (Penguatan Makna)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
24Eps. 11 : Isim Fa'il (Pelaku), Mubalaghah (Berlebihan), & Tafdhil (Lebih)1j26mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Untuk video ini, materi yang tersedia menunjukkan pembahasan Isim Fa'il, terutama pengertian, pola, perubahan bentuk, dan latihan tashrifnya.
Materi Lengkap
-
Pengertian Isim Fa'il
-
Isim Fa'il adalah kata yang menunjukkan pelaku suatu perbuatan.
-
Isim Fa'il merupakan pembahasan dalam ilmu Sharaf, sehingga berbeda dengan fa'il dalam ilmu Nahwu yang merupakan kedudukan kata dalam kalimat.
-
-
Wazan Isim Fa'il
-
Untuk fi'il tsulatsi mujarrad, pola Isim Fa'il adalah فَاعِلٌ (faa'ilun).
-
Huruf asli kata ditempatkan pada pola ف – ع – ل sesuai dengan wazan tersebut.
-
-
Perbedaan Isim Fa'il dan Shifah Musyabbahah
-
Dijelaskan bahwa bentuk فَاعِلٌ dapat berkaitan dengan Isim Fa'il maupun sifat yang menyerupai Isim Fa'il.
-
Isim Fa'il menunjukkan pelaku suatu perbuatan, sedangkan Shifah Musyabbahah menunjukkan sifat yang lebih melekat pada sesuatu.
-
-
Tashrif Isim Fa'il
-
Isim Fa'il ditashrif berdasarkan jumlah dan jenis kelamin, yaitu:
-
Mufrad mudzakkar
-
Mutsanna mudzakkar
-
Jamak mudzakkar
-
Mufrad muannats
-
Mutsanna muannats
-
Jamak muannats.
-
-
-
Contoh Penerapan
-
Pola Isim Fa'il diterapkan pada berbagai kata kerja.
-
Contohnya kata yang bermakna keluar, menghafal, ingkar, dan baik, kemudian diubah ke dalam enam bentuk tashrif.
-
-
Latihan dan Hafalan
-
Peserta membaca pola secara berulang.
-
Menghafalkan enam bentuk Isim Fa'il.
-
Mencoba mentashrif tanpa melihat buku.
-
Menerapkan pola pada kata kerja lain melalui latihan.
-
Inti Materi
Materi membahas Isim Fa'il sebagai bentuk kata yang menunjukkan pelaku, pola فَاعِلٌ untuk fi'il tsulatsi mujarrad, perbedaannya dengan fa'il dalam ilmu Nahwu dan Shifah Musyabbahah, serta latihan tashrif berdasarkan jumlah dan jenis kelamin.
-
-
25Eps. 11 : Isim Fa'il (Pelaku), Mubalaghah (Berlebihan), & Tafdhil (Lebih)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
26Eps. 12 : Sifat Musyabbahah & Isim Maf'ul (Objek)1j28mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Untuk video ini materi membahas Isim Fa'il dan Shifah Musyabbahah, termasuk perbedaan keduanya dan pola penggunaannya.
Materi Lengkap
-
Isim Fa'il
-
Isim Fa'il adalah kata yang menunjukkan pelaku suatu perbuatan.
-
Berbeda dengan fa'il dalam ilmu Nahwu yang merupakan kedudukan kata dalam kalimat.
-
-
Wazan Isim Fa'il
-
Untuk fi'il tsulatsi mujarrad, pola dasar Isim Fa'il adalah فَاعِلٌ.
-
Huruf asli kata disesuaikan dengan pola ف – ع – ل.
-
-
Tashrif Isim Fa'il
-
Isim Fa'il ditashrif menjadi enam bentuk berdasarkan:
-
mufrad mudzakkar,
-
mutsanna mudzakkar,
-
jamak mudzakkar,
-
mufrad muannats,
-
mutsanna muannats,
-
jamak muannats.
-
-
-
Shifah Musyabbahah
-
Shifah Musyabbahah adalah sifat yang menunjukkan sifat yang melekat atau relatif menetap pada seseorang atau sesuatu.
-
Berbeda dengan Isim Fa'il yang biasanya menunjukkan sifat/perbuatan yang tidak selalu menetap.
-
-
Perbedaan Isim Fa'il dan Shifah Musyabbahah
-
Isim Fa'il: menunjukkan pelaku atau sifat yang berkaitan dengan suatu perbuatan.
-
Shifah Musyabbahah: menunjukkan sifat yang lebih melekat pada maushuf (yang disifati).
-
Keduanya juga memiliki pola/wazan yang berbeda, meskipun pada beberapa bentuk dapat terlihat mirip.
-
-
Pola Shifah Musyabbahah
-
Materi mengenalkan beberapa pola Shifah Musyabbahah, termasuk bentuk فَعِلٌ dan pola lainnya.
-
Rincian seluruh pola tidak ditekankan untuk dihafalkan pada tahap dasar; peserta cukup mengenali dan memahami konsepnya.
-
-
Latihan
-
Peserta berlatih mengenali bentuk Isim Fa'il dan Shifah Musyabbahah.
-
Pola diterapkan pada berbagai contoh kata.
-
Peserta juga dilatih membaca dan mentashrif Isim Fa'il dalam enam bentuk.
-
Inti Materi
Materi mengenalkan Isim Fa'il sebagai bentuk kata yang menunjukkan pelaku, kemudian membandingkannya dengan Shifah Musyabbahah yang menunjukkan sifat yang lebih melekat. Peserta mempelajari pola dasar keduanya, perbedaan makna dan penggunaannya, serta berlatih mengenali dan mentashrif bentuk-bentuk tersebut.
-
-
27Rangkuman-Eps. 12 : Sifat Musyabbahah & Isim Maf'ul (Objek)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
28Eps. 13 : Ringkasan Macam macam Fi'il1j9mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Untuk video ini, materi yang tersedia menunjukkan pembahasan Fi'il Amr Lil Ghaib dan latihan tashrifnya. Berikut versi materi lengkap tetapi tetap ringkas untuk e-course:
Materi Lengkap
-
Review Fi'il Amr
-
Mengulang kembali fi'il madhi, fi'il mudhari, dan fi'il amr.
-
Mengingat enam bentuk fi'il amr untuk dhamir mukhatab.
-
-
Pengertian Fi'il Amr Lil Ghaib
-
Fi'il Amr Lil Ghaib adalah bentuk kata kerja perintah yang ditujukan kepada orang ketiga (ghaib).
-
Memiliki enam bentuk sesuai dengan dhamirnya.
-
-
Pembentukan Fi'il Amr Lil Ghaib
-
Dibentuk dari fi'il mudhari dengan memasukkan لَامُ الأَمْرِ (Lam Amr).
-
Contoh pola: يَكْتُبُ → لِيَكْتُبْ.
-
-
Penghapusan Huruf Nun
-
Pada bentuk tertentu, huruf ن di akhir fi'il mudhari dihilangkan setelah dimasuki Lam Amr.
-
Hal ini berkaitan dengan al-af'al al-khamsah.
-
Nun Niswah yang menunjukkan perempuan jamak tidak dihilangkan karena merupakan bagian dari dhamir.
-
-
Tashrif Fi'il Amr Lil Ghaib
-
Peserta mempelajari enam bentuk berdasarkan dhamir:
-
هُوَ
-
هُمَا
-
هُمْ
-
هِيَ
-
هُمَا
-
هُنَّ
-
-
Setiap bentuk disesuaikan dengan perubahan fi'il mudharinya.
-
-
Latihan dan Penguatan Hafalan
-
Membaca tashrif secara berulang.
-
Menghafalkan pola.
-
Membaca tanpa melihat buku.
-
Menerapkan pola pada kata kerja yang berbeda.
-
Latihan dilakukan untuk membiasakan peserta mengenali dan menggunakan pola tashrif.
-
Inti Materi
Fi'il Amr Lil Ghaib adalah bentuk perintah untuk orang ketiga yang dibentuk dari fi'il mudhari dengan memasukkan Lam Amr. Materi berfokus pada penguasaan enam bentuk tashrif, perubahan huruf nun pada al-af'al al-khamsah, pengecualian Nun Niswah, serta latihan membaca dan menghafalkan pola.
-
-
29Rangkuman-Eps. 13 : Ringkasan Macam macam Fi'ilText lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
30Eps. 14 : Nun Taukid56m33sThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Garis Besar Materi
Materi: Nun Taukid (نون التوكيد)
-
Review materi sebelumnya
-
Mengulang fi'il madhi, mudhari, amr, dan nahi.
-
Menekankan pentingnya mengulang hafalan tashrif.
-
-
Pengertian Nun Taukid
-
Nun yang berfungsi memperkuat atau menegaskan makna suatu perbuatan.
-
Contohnya memberikan makna “sungguh-sungguh”, “benar-benar”, atau “betul-betul”.
-
-
Jenis Nun Taukid
-
Nun Taukid Tsaqilah (berat) → menggunakan tasydid.
-
Nun Taukid Khafifah (ringan) → menggunakan sukun.
-
-
Nun Taukid pada Fi'il Mudhari
-
Nun Taukid dapat bersambung dengan fi'il mudhari.
-
Dibahas perubahan harakat dan penghapusan huruf tertentu pada beberapa bentuk dhamir.
-
Nun Taukid Khafifah memiliki batasan tertentu, terutama pada bentuk mutsanna dan jamak muannats.
-
-
Nun Taukid dan Nun Niswah
-
Nun Taukid tidak langsung bertemu dengan Nun Niswah.
-
Keduanya dipisahkan dengan Alif Farq (alif pemisah).
-
-
Nun Taukid pada Fi'il Amr
-
Polanya hampir sama dengan fi'il mudhari.
-
Perubahan bentuk disesuaikan dengan dhamir dan kaidah tashrif.
-
-
Nun Taukid pada Fi'il Nahi
-
Digunakan untuk membuat larangan menjadi lebih tegas.
-
Dapat diterjemahkan dengan “jangan sekali-kali” atau ungkapan lain yang menunjukkan penegasan.
-
-
Pentingnya Ketelitian Harakat
-
Perubahan harakat dapat menyebabkan perubahan makna.
-
Karena itu, diperlukan latihan membaca, mendengar, dan mengulang tashrif secara terus-menerus.
-
-
Latihan
-
Mentashrif fi'il mudhari, fi'il amr, dan fi'il nahi dengan Nun Taukid.
-
Membandingkan bentuk Nun Taukid Tsaqilah dan Khafifah.
-
Berlatih membaca dan menerjemahkan bentuk-bentuk tersebut.
-
Inti materi: Nun Taukid digunakan untuk memperkuat dan menegaskan makna perbuatan atau larangan. Pembahasannya mencakup Nun Taukid Tsaqilah dan Khafifah serta penerapannya pada fi'il mudhari, amr, dan nahi.
-
-
31Rangkuman-Eps. 14 : Nun TaukidText lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
32Eps. 15 : Pembagian Fi'il Tsulatsi dan Rubai1j11mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Gambaran Umum Materi
Materi ini membahas pembagian fi’il berdasarkan jumlah huruf asalnya, yaitu Fi’il Tsulatsi dan Fi’il Rubā‘i. Peserta akan diperkenalkan pada karakteristik masing-masing jenis fi’il serta pembagiannya menjadi bentuk mujarrad dan mazid. Pemahaman materi ini menjadi dasar penting untuk mempelajari wazan dan perubahan bentuk kata dalam ilmu tashrif.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti materi ini, peserta diharapkan mampu:
-
Memahami pengertian Fi'il Tsulatsi dan Fi'il Rubai.
-
Mengetahui pembagian fi'il berdasarkan jumlah huruf penyusunnya.
-
Membedakan Fi'il Tsulatsi Mujarrad, Tsulatsi Mazid, dan Fi'il Rubai.
-
Mengenali karakteristik masing-masing jenis fi'il.
-
Mengidentifikasi jenis fi'il dari contoh-contoh kata bahasa Arab.
-
Memahami keterkaitan pembagian fi'il dengan pembahasan wazan dalam ilmu tashrif.
-
-
33Rangkuman-Eps. 15 : Pembagian Fi'il Tsulatsi dan RubaiText lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
-
34Eps. 16 : Tsulatsi Mazid + 1 Huruf (أَفْعَلَ)1j11mThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.
Deskripsi Singkat Materi
Pada materi ini, kita mempelajari Tsulatsi Mazid dengan tambahan satu huruf, khususnya wazan أَفْعَلَ (af‘ala). Pembahasan mencakup pengenalan pola/wazan, bentuk perubahan kata, serta makna dan penggunaan wazan أَفْعَلَ dalam pembentukan kata bahasa Arab.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti materi ini, peserta diharapkan mampu:
-
Memahami konsep Tsulatsi Mazid dengan tambahan satu huruf.
-
Mengenali dan memahami wazan أَفْعَلَ (Af‘ala).
-
Menjelaskan pola pembentukan kata pada wazan أَفْعَلَ.
-
Mengidentifikasi perubahan bentuk kata yang mengikuti wazan أَفْعَلَ.
-
Memahami makna yang dihasilkan dari penambahan satu huruf pada fi‘il tsulatsi.
-
Menerapkan pola أَفْعَلَ dalam contoh-contoh kata bahasa Arab.
-
-
35Rangkuman-Eps. 16 : Tsulatsi Mazid + 1 Huruf (أَفْعَلَ)Text lessonThis lesson is locked because you haven't completed the previous one yet. Finish the previous lesson to unlock this one.